Hot Reads

Dalam Menentukan Switch

Dalam Menentukan Switch || Untuk mengetahui  hal-hal apa sajakah yang mesti dipertimbangkan maka cek faktor-faktor berikut ini yang nantinya bisa memberikan anda panduan dalam membeli atau pengadaan switch.

Memilih dan menentukan jenis switch yang tepat untuk dipakai pada jaringan komputer LAN merupakan hal yang gampang-gampang susah, biasanya dengan makin bertambahnya jumlah host pada LAN menyebabkan kebutuhan akan switch menjadi bertambah.
Kekurangan port  adalah salah satu contoh kasus yang sering terjadi LAN dan harusnya menjadi perhatian sejak awal ketika kita membangun jaringan komputer.
Dalam Menentukan Switch 

1.    Jumlah port
Di pasaran, switch yang dijual terdiri atas beragam jumlah portnya. Jumlah port switch yang biasa dijual adalah
a.    2 Port
b.    4 port
c.    8 port
d.    16 port
e.    24 port
f.    32 port
g.    48 port

Yang paling sering dijumpai adalah switch dengan jumlah port 4, 8, 16 dan 24 port. Tentukan tingkat perubahan network atau jaringan lokal anda, seberapa cepat penambahan jumlah host komputer pada jaringan, jika pertambahannya cepat maka persiapkan switch dengan jumlah port yang banyak. Switch 4 port biasanya dipakai untuk kebutuhan dalam skala kecil, misalnya untuk kebutuhan LAN di rumah dengan jumlah anggota yang sedikit. Switch 4 port  juga biasanya dipakai untuk pengetesan koneksi atau untuk dijadikan sebagai penguat sinyal koneksi jaringan kabel.

Misalnya jika pada jaringan komputer kita terdapat koneksi antar host yang membutuhkan kabel sepanjang seratus meter maka kita bisa menggunakan switch dengan jumlah port yang sedikit untuk dijadikan penguat sinyal pada tengah-tengah kabel 100 meter tersebut. Jadi dengan adalah switch maka koneksi kabel menjadi 50 meter dari host satu kemudian konek ke switch dan 50 meter lagi ke host lainnya.

2.    Speed atau kecepatan
Kecepatan atau kemampuan  switch dalam meneruskan data juga cukup beragam, saat ini adalah beberapa jenis yang dijual dipasaran.
a.    10 Mbps
b.    10/100 Mbps
c.    10/100/1000 Mbps

Kecepatan switch sangat berpengaruh pada infrastruktur media komunikasi terutama media kabel. Jika memutuskan untuk menggunakan switch yang berkecepatan 100 Mbps maka pastikan media kabel yang dipakai pun memiliki kecepatan yang sama, jangan sampai media kabel yang dipakai kecepatannya lebih rendahh dari switch, jika sampai terjadi hal demikian maka tidak ada gunanya kecepatan dari port switch yang tinggi sebab terjadi penyempitan bandwidth pada kabel atau bottle neck.

3.    Managed atau Unmanaged Switch
Pilihan managed atau unmanaged switch bergantung pada kompleks tidaknya jaringan komputer kita. Semakin banyak jumlah host dan ditambah dengan tingkat prioritas lalu lintas data yang tinggi maka switch jenis managed adalah pilihan yang tepat.

Jika koneksi pada LAN tidak terlalu kompleks, artinya aplikasi atau lalu linstas data tidak terlalu beragam dan tidak membutuhkan prioritas dalam proses transfer maka cukuplah menggunakan switch jenis unmanaged. Pilihan managed dan unmanaged juga tergantung pada dana atau budget yang kita punya, biasanya switch managed harganya berlipat-lipat lebih mahal dari switch unmanage.

4.    Ketersedian Jenis Port
Biasanya kalau ada dana lebih orang sering asal membeli saja, yang penting switch tersebut  bermerk terkenal dan fiturnya canggih. Namun setelah itu ternyata harganya yang mahal menjadi mubazir karena banyak yang tidak terpakai, salah satunya adalah jenis port.

Port pada switch biasanya terdiri atas 2 jenis port yaitu;
a.    Ethernet port dengan konektor RJ 45 untuk koneksi kabel UTP.
b.    Gigabit port dengan konektor SFP atau Small Form factor Plugable untuk koneksi kabel jenis fiber optic.
c.    Power over Ethernet atau PoE. Selain untuk data transfer kabel network juga dipakai untuk mengalirkan daya listrik kepada perangkat tertentu, PoE dipakai untuk mengalirkan daya listrik ke perangkat seperti Wifi dan sebagainya.

5.    Dimensi dan daya listrik
Dimensi atau ukuran switch beragam mulai dari yang kecil dan ringan sampai yang besar dan berat. Kondisi rack dan ruang server harus juga dipertimbangkan jika akan melakukan pengadaan switch, pastikan ada ruang yang cukup untuk menaruh switch dengan posisi yang pas dan mudah dijangkau.

Daya listrik switch ada yang hanya menggunakan DC berdaya kecil sampai menggunakan listrik AC yang berdaya listrik besar. Pastikan kebutuhan akan daya listrik menjadi hal yang harus dipertimbangkan juga.
                            Dalam Menentukan Switch 
Demikian hal-hal seperti jumlah port, Speed atau kecepatan, Managed atau Unmanaged Switch, Ketersedian Jenis Port, dimensi dan daya listrik, patut dipikirkan jika akan menambah atau melakukan pengadaan baru terhadap perangkat switch.

Yang Sering Terjadi Pada Switch

Yang Sering Terjadi Pada Switch  || Meskipun terbilang handal namun tetap saja sering terjadi masalah pada jaringan LAN yang disebabkan oleh perangkat switch yang dipakai. Permasalahan yang timbul, gejalanya bisa begitu membingungkan seperti;

1.    Aplikasi yang menggunakan model client server tidak bisa berjalan normal pada beberapa komputer dari total komputer yang ada.

2.    Ping antar host menghasilkan reply time yang besar atau sama sekali tidak reply namun indicator led pada NIC normal, sama sekali tidak menunjukkan gejala yang aneh.

3.    Komputer atau beberapa host pada jaringan tidak bisa mendapatkan IP secara dynamic.

4.    File sharing sering tidak bisa jalan meskipun hasil tes koneksi ping normal.

5.    Semua koneksi menjadi terputus secara tiba-tiba tanpa ada perubahan sama sekali yang dilakukan oleh administrator jaringan.
Masalah di atas selain disebabkan oleh faktor lain bisa juga disebabkan oleh faktor switch, biasanya persentasenya sekitar 75%. Berikut ini adalah berbagai jenis masalah pada switch yang berdampak pada jaringan komputer;

1.    Port switch rusak
Kerusakan pada port switch biasanya disebabkan oleh seringnya terjadi hubungan pendek pada kabel data atau konektor kabel yang tidak bagus. Arus bocor akibat grounding listrik yang kurang baik juga bisa menyebabkan persoalan pada switch.

2.    Switch sering hang
Switch yang sering hang lebih disebabkan oleh adanya arus bocor. Tingginya lalu lintas data yang lewat di switch secara konstan dalam kurun waktu yang lama juga dapat menyebabkan hangnya switch.
Masa pakai switch yang sudah cukup lamapun menjadi penyebab switch sering hang dan menunjukan gejala yang aneh.

3.    Tidak berfungsinya fitur-fitur pada switch
Sering switch tiba-tiba tanpa sebab mengalami gagal berfungsinya fitur-fitur penting seperti vlan dan juga fungsi redudansi. Fungi redudansi yang gagal menyebabkan terjadinya looping pada switch. Sedangkan gagal berfungsi fitur vlan menyebabkan semua system menjadi kacau, segment LAN yang berbeda yang awalnya bisa saling berkomunikasi menjadi tidak bisa berkomunikasi, system keamanan menjadi rentan, koneksi antar vlan tertentu menjadi tidak berjalan. Yang Sering Terjadi Pada Switch 

Biasanya tindakan prefentif dan solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang terjadi pada switch adalah:
1.    Pastikan grounding listrik pada system kelistrikan sesuai denga standar yang berlaku. Grounding yang kurang bagus adalah musuh bagi semua peralatan listrik terutama perangkat-perangkat jaringan seperti switch.

2.    Pastikan kualitas dan beban koneksi yang dipikul oleh switch tidak boleh  melampui kemampuan switch, biasanya ini tergantung pada struktur jaringan. Struktur jaringan dan penempatan jenis switch turut membantu meningkatkan dan menjaga kinerja switch.

3.    Suhu ruangan di mana switch ditempatkan harus cukup dingin sehingga membuat switch tidak kepanasan dan gampang hang.

4.    Sesekali switch yang direset, dimatikan beberapa saat lalu dinyalakan kembali.

5.    Cek koneksi kabel dan juga konektor kabel, pastikan dalam kondisi yang baik dan tidak rusak atau mengalami short karena tergigit tikus.

6.    Jika memungkinkan sumber listrik  untuk switch dilengkapi juga dengan UPS.

Perbedaan Website FTP, HTTP dan HTTPS

Perbedaan Website FTP, HTTP dan HTTPS  || Berikut adalah perbedaan antara website dengan alamat http, https dan ftp. Perbedaan antara ketiganya terletak mulai di protocol apa yang dipakai sampai dengan performanya.

Sebuah web site tidak selalu beralamatkan alamat seperti ini, http:// xxxx.com  atau https://yyy.com, beberapa website memiliki alamat dengan format seperti ini ftp://ftp.zzz.com .  Perbedaan format pada alamat website bukan hanya sekedar aksesories pemanis alamat website tersebut tapi dibaliknya ada hal-hal teknis yang mempengaruhi karakter dan performa dari website tersebut.

1.    Protocol yang digunakan
Website http menggunakan protocol Hypertext Transfer Protocol atau HTPP, protocol http dalam OSI layer termasuk dalam Layer Application.  Protocol http bertugas untuk mengatur komunikasi antara program web browser dengan web server, di mana ketika kita meng-klik link pada browser kita maka protocol http akan mengarahkannya ke pada webserver sesuai dengan alamat yang akan dituju.

Website https menggunakan protocol Hypertext Transfer Protocol Secure atau HTTPS, protocol https dalam OSI layer termasuk dalam Layer Application.  Protocol https tugasnya sama dengan protocol http namun https memberikan jaminan komunikasi atau transaksi antara browser dan web server menjadi lebih aman. 

Dengan protocol HTTPS transaksi antara browser dan webserver harus melalui proses registrasi, sign in, authentikasi dan enkripsi terhadap data atau pesan yang akan dikirim, hal ini terlihat jelas ketika mengakses ke website https kita diharuskan untuk mengisi beberapa form dan regstrasi dan ketika akan mengakses informasi lebih banyak lagi maka kita harus melakukan login dengan user pass yang diberikan.

Website Ftp menggunakan protocol File Transfer Protocol atau FTP, protocol FTP dalam OSI layer berada di layer Application.  File Transfer Protocol atau FTP bertugas untuk melayani proses transfer file antara dua buah mesin melalui jaringan yang memakain  Internet Protocol atau IP.

FTP juga merupakan sebuah program. Ketika FTP berperan sebagai protocol maka FTP digunakan oleh sebuah aplikasi, namun jika berperan sebagai sebuah program maka FTP dipakai untuk mengatur file, memungkinkan mengakses sebuah direktori file dan juga mampu mengerjakan tugas-tugas atau fungsi pengaturan file dalam sebuah direktori.

2.    Port number
Meskipun sama sama bisa berjalan atau digunakan pada web browser untuk mengakses web server namun nomor port http, https dan Ftp terdapat perbedaan atau tidak sama. Sangatlah penting mengetahui nomor port dari 3 protocol ini sebab dengan mengetahui nomor port berarti kita bisa menentukan port yang harus dibuka dan mana yang mesti ditutup untuk menjaga keamanan jaringan komputer kita.
FTP menggunakan port 21 , HTTP menggunakan port 80 dan HTTPS menggunakan port 443.

3.    Penggunaan website
Website HTTP dan HTTPS dipakai untuk mengakses web server dan menampilkannya pada web browser sedangkan website FTP dipakai untuk kebutuhan transfer file dan sebuah file server ke pada klien dan juga sebaliknya. Web site ftp dipakai oleh web administrator untuk mengirimkan atau upload data konfigurasi atau content website ke web server.

4.    Tampilan website
Website HTTP dan HTTPS biasanya dibuat dengan tampilan yang menarik penuh dengan disain grafis yang bagus dan interaktif, sedangkan website FTP tampilannya sederhana hanya berupa susunan file dan folder dalam sebuah direktori.
Contoh web site FTP  adalah ftp://ftp.freenet.de/pub/filepilot/

Bagus Mana Internet Kuota atau Unlimited

Bagus Mana Internet Kuota atau Unlimited || Jaminan koneksi internet yang cepat dan stabil adalah dambaan semua pengguna internet dan itu merupakan mimpi buruk atau juga tantangan bagi penyedia atau ISP. Kenapa kalau koneksi internet yang pakai kuota bisa stabil dan cepat sedangkan yang unlimited kadang-kadang cepat, kadang-kadang sangat lambat( bukan lambat saja tapi sangat lambat ). Saya rasa jawaban pertanyaan seperti itu hanya ISP saja yang tahu jawaban pastinya, kenapa itu bisa terjadi. 

Namun pilihan akhir adalah tetap ditangan anda para pemakai atau pelanggan koneksi internet, mau pakai kuota atau bebas kuota? Berikut ini adalah sedikit gambaran tentang seperti apa kondisi internet yang berkuota dan tanpa kuota.


  • Internet kuota yang menggunakan koneksi wireless ( GSM dan CDMA ) biasanya sangat stabil, meski masih tetap tergantung pada kualitas tangkapan sinyal.
  • Paket kuota diberikan pada waktu-waktu yang tidak ideal bagi sebagian besar pelanggan untuk menggunakannya. Waktu tengah malam sampai pagi atau siang hari dipilih sebagai waktu dengan kuota internet yang besar namun kecepatannya tetap tergantung pada sinyal dan jaminan dari si ISP tersebut. Biasanya pada jam atau waktu dimana kuota besar diberikan, koneksi internet begitu lambat karena banyak atau padatnya lalulintas jaringan.
  • Hati-hati dengan pulsa anda atau perjanjian penalty yang diberikan jika anda melanggar kuota yang sudah ditentukan. Ini adalah jebakan yang sering kali terjadi dan pengguna sering dirugikan.
  • Jika anda menggunakan paket kuota internet pastikan pulsa  anda tidak banyak karena jika kuota internet habis maka pulsa anda yang tersedot. Bisa-bisa deposit pulsa anda habis dalam sekejap.
  • Jika anda menggunakan paket internet kuota maka lengkapi diri anda dengan software untuk memberikan peringatan terhadap pemakaian kuota.
  • Untuk calon pengguna paket internet unlimited, sebaiknya carilah ISP yang menggunakan koneksi kabel. Koneksi kabel jauh lebih bagus dari koneksi tanpa kabel.
  •  Jika sudah terlanjur memilih paket internet unlimited dengan koneksi tanpa kabel mungkin sesekali mencoba paket kuota. Saya pribadi pernah melakukan langkah ini dan setelah hitung-hitung ternyata lebih baik kalau pakai internet dengan kuota daripada pakai internet unlimit.
  • Internet unlimited masa pakainya sangat terbatas, hanya satu bulan dan harus bayar lagi untuk pemakaian berikutnya. Maksud pernyataan ini adalah jika pemakaian anda dalah waktu tertentu, misalnya satu bulan, tidaklah terlalu banyak maka sebaiknya pakai yang kuota. Namun jika pemakaian internet anda berlipat-lipat melebihi pemakaian dengan system kuota maka sebaiknya langganan paket unlimited.
  •  Biaya yang ditarik atau ditagihkan ketika terjadi pemakain internet di saat kondisi kelebihan kuota sangatlah mahal. 10Rp/Kbyte !! Hmm.. Membuka satu homepage dari website-website besar saja sudah ratusan Kilo byte yang tersedot, apalagi jika anda tidak sadar mendownload file 500 MByte !! Uang atau pulsa 100 ribu bisa habis dalam 1jam. Berhati-hatilah ketika mendownload dari internet, ingat kuota anda dan tagihan kelebihan kuota.
  •  Hal yang sama juga berlaku ketika anda menggunakan paket ulimited . Siapakan apa saja kebutuhan dasar anda dalam berinternet. Siapkan link untuk download sebanyak mungkin dan jika kebutuhan utama sudah terpenuhi maka lanjutkan dengan berpuas diri mendownload karena berapapun pemakaian anda bayaran yang ditagihkan tetap sama.
    Bagus Mana Internet Kuota atau Unlimited 
Pemilihan jenis langganan internet kuota atau unlimited ditentukan oleh dua faktor:

a.    Tingkat kebutuhan Internet atau besarnya data yang akan anda pakai, 2 Giga byte perbulan atau tidak tentu, bisa 10 Giga bisa juga mencapai 20 Giga byte.
b.    Kualitas koneksi, cepat dan stabil atau cepat tapi tidak stabil dan sering ganguan.


Penyalahgunaan Internet dan Cybercrime

Penyalahgunaan Internet dan Cybercrime || Cybercrime sering diidentikkan dengan kejahatan yang menggunakan teknologi canggih, kejahatan ekonomi, kejahatan dalam Internet, kejahatan digital dan juga kejahatan elektronik. Berikut ini adalah beberapa hal atau prilaku yang bisa dikategorikan atau menyebabkan Cybercrime dan penyalahgunaan sistem informasi.

Cybercrime adalah istilah yang memiliki arti luas mengenai penggunaan komputer atau peralatan elektronik seperti telepon seluler atau PDA atau lainnya yang terhubung ke jaringan internet sehingga dapat menyebabkan terjadinya pelanggaran hukum atau hal yang dapat menimbulkan bahaya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa semua teknologi memiliki sisi negatif, demikian juga Cybercrime lahir dari pesatnya rembetan Teknologi Informasi.Secara sederhana Cybercrime diartikan sebagai penggunaan dan pemakaian peralatan komputer dan peralatan elektronik lainnya untuk melakukan tindak kejahatan pada suatu sistem informasi seperti jaringan komputer atau internet. 

1. Kelalaian pengguna. Lalai saat menggunakan sistem informasi sehingga bisa menyebabkan terjadinya pelanggaran terhadap kebijakan keamanan sistem informasi.
Contoh: Lupa mengunci tampilan desktop saat meninggalkan komputer yang sedang hidup.

2. Kejahatan konvensional yang melibatkan penggunaan komputer atau perangkat elektronik lainnya yang dijadikan sarana komunikasi atau sebagai sarana penyimpanan data dalam mendukung kegiatan ilegal tersebut.

3. Penipuan secara online melalui internet dengan menggunakan beberapa metode seperti phishing, spoofing, spimming , atau bentuk penipuan lainnya untuk mendapatkan uang.
Contoh: Kasus penipuan kartu kredit dan pencurian identitas untuk berpura sebagai teman dan meminta uang dengan identitas palsu tersebut.

4. Hacking, pelanggaran komputer, dan password cracking untuk membobol password atau akun komputer.

5. Membuat dan menyebarluaskan program yang dapat merusak sistem komputer. Contoh: Virus

6. Pembajakan terhadap karya Cipta seperti musik, film dan perangkat lunak.

7. Praktek pemerasan dengan menggunakan teknologi informasi untuk mengancam dan mengganggu kenyamanan orang lain.

8. Penguntit, kejahatan seksual terhadap anak-anak, kejahatan sesual lainya yang dilakukan secara online.

9. Penipuan akademik berupa penjiplakan tulisan atau penipuan data ujian dan pemalsuan methode penelitian.

10. Organisasi kriminal yang berbasiskan pada suatu etnik yang menggunakan komputer atau perangkat elektronik lainnya untuk menjalankan suatu bisnis yang melanggar hukum.

11. Aksi mata-mata oleh perusahaan, pemerintahan maupun perorang dengan menggunakan peralatan mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks serta dengan menggunakan metode spionase termasuk spyware dan aplikasi key logger untuk kepentingan pribadi maupun perusahaan.

12. Tindakan atau aksi teror oleh sekelompok orang untuk kepentingan sosial, keagamaan dan politik mereka dengan menyebarkan rasa takut atau merusak infastruktur sistem informasi yang penting. 

DNS Yang Mesti Diketahui

DNS Yang Mesti Diketahui || Dalam networking Domain Name System menerjemahkan nama suatu komputer menjadi sebuah alamat yang dapat dikenali dan berlaku pada suatu jaringan komputer sehingga komputer tersebut dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya.

Istilah DNS mungkin tidak terlalu populer, tapi jasa DNS bagi dunia terutama para pengguna internet adalah sangat luar biasa. Fungsi Domain Name System adalah mengubah alamat IP address menjadi alamat yang menggunkan karekter atau huruf dan simbol yang lebih mudah diingat dan ditulis oleh pengguna internet yang awam terhadap dunia IT.



Untuk lebih menambah wawasan tentang pemahaman terhadap DNS atau domain komputer ada baiknya untuk menyimak 10 penjelasan berikut ini. 

  • DNS lebih sering diasosiasikan dengan Internet. Sebenarnya DNS bukan hanya untuk Internet tapi berlaku bagi di semua jaringan komputer termasuk jaringan komputer lokal yang sifatnya pribadi atau private seperti jaringan komputer di kantor-kantor.
  • Dengan DNS kita tidak perlu repot-repot mengingat alamat sebuah komputer yang berupa angka-angka. 
  • Pemakaian nama lebih tahan lama karena meskipun alamat IP address suatu komputer atau server yang berupa angka-angka berubah namun hal tersebut tidak membuat nama DNS-nya ikut berubah. 
  • Sistem penamaan DNS pada internet berlaku juga pada suatu jaringan lokal.
  • Nama yang digunakan haruslah unik, tidak boleh sama.
  • Gunakan nama yang sederhana sehingga mudah diingat dan juga mudah dicari oleh sesama pengguna baik di jaringan internet maupun jaringan lokal.
  • Pada suatu jaringan harus ada sponsor atau server yang melayani sistem penamaan dengan DNS.
  • Penamaan DNS atau domain suatu jaringan tidak boleh melebihi 63 karakter. Penggunaan huruf besar atau kecil (case-sensitive) tidak berlaku. Misalnya: abc.com 
  • Gunakan standar karakter untuk penamaan seperti huruf (a A sampai z Z), angka (0 - 9).
  • Dari sisi client alamat sponsor atau server DNS harus dimasukkan. Caranya bisa manual atau secara automatic.
Untuk mengetahui alamat IP address dari sebuah nama komputer bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut. Jalankan command prompt dari run ketik cmd dan klik ok. 

Untuk jaringan internet bisa dilakukan dengan mengetik nslookup diikuti dengan alamat yang akan dicari. Contoh: 
 DNS Yang Mesti Diketahui  nslookup yahoo.com Untuk jaringan lokal cukup dengan mengetik ping diikuti nama komputer yang akan dicari. Contoh: ping a nama komputer

Sumber gambar: www.flickr.com

Penjelasan Singkat Tentang Hasil Ping

Penjelasan Singkat Tentang Hasil Ping || Setelah perintah ping dieksekusi biasanya yang diperhatikan adalah reply atau request time out (RTO) namun di samping dua parameter utama dari hasil ping tersebut, ada parameter lain yang harus diperhatikan untuk menganalisa kondisi jaringan dan kualitas koneksi.

Kata ping menjadi populer sejak ada fitur pada salah satu smartphone yang menggunakan kata ping sebagai nama salah satu aplikasinya.  Namun ping yang dimaksud bukan itu, dalam networking ping adalah program ringan yang dipakai untuk mengetahui status perangkat komputer yang terhubung pada sebuah jaringan komputer.
Apa yang mesti diperhatikan dari hasil perintah ping, berikut adalah penjelasan singkat tentang hasil perintah ping.
1.    Reply
Jika muncul pesan replay artinya ada balasan atau respon dari komputer atau perangkat tujuan. Perangkat tujuan memberi kabar balik bahwa kiriman sudah diterima. Hal ini bisa disimpulkan bahwa perangkat komputer itu masih berpartisipasi aktif dalam jaringan.

2.    Request Time Out alias RTO.
Pesan RTO mengandung pengertian bahwa packet yang dikirim sampai ke tujuannya namun sang pengirim tidak menerima konfirmasi balasan yang menyatakan bahwa packet sudah diterima oleh perangkat tujuan. Penyebab RTO macam-macam mulai dari firewall, sistem pangaman, terjadinya masalah pada jaringan, rusaknya NIC pada si penerima, atau si penerima tidak aktif lagi dalam jaringan.

3.    Nama tujuan dan IP tujuan
Biasanya yang pertama kali muncul saat setelah kita melakukan perintah ping dengan menggunakan nama komputer tujuan adalah nama komputer tersebut dan juga IP address dari komputer itu. Pesan ini menjelaskan bahwa komputer tujuan telah terdaftar pada DNS server dengan nama dan ip yang tertera.

4.    Bytes
Bytes = 32, pesan ini berarti packet ping yang kita kirim ke komputer tujuan adalah sebesar 32byte. Secara default jika kita tidak menyatakan besar paket ping yang mau dikirim maka komputer akan menyatakan jumlahnya sebesar 32bytes. Kita bisa menyatakan sendiri packet yang mau kita kirim dengan perintah: Ping (ip addres) –l ( jumlah packet ).
Untuk menghemat bandwith besar packetnya dikasih 1 byte saja.

5.    Time
Time adalah total dari jumlah waktu yang dibutuhkan oleh packet yang dikirim untuk sampai ke tujuan dan jumlah waktu yang dibutuh oleh penerima untuk mengkonfirmasikan kembali kepada si pengirim bahwa packet kiriman sudah diterima. Semakin kecil waktunya semakin bagus kualitas koneksinya.

6.    TTL
TTL adalah time to live. TTL adalah semacam penanda waktu agar packet kiriman ping tidak terus menerus terkirim. TTL menandakan bahwa packet ping harus berakhir dalam jangka waktu tertentu. Ketika packet dikirim dari sebuah komputer TTL-nya bernilai 255 setelah melewati sebuah router nilai TTL berkurang satu dan semakin banyak router yang dilewati maka makin kecil nilai TTL-nya dan habis atau expired.

7.    Statistic
Ping statistik berisi berapa waktu rata-rata yang diperlukan dan berapa jumlah packet yang sampai dan berapa yang gagal.

Jika sudah reply maka pastikan waktunya juga kecil, percuma kalau reply tapi relpy timenya tinggi. Jumlah byte jangan besar-besar, gunakan 1 bytes untuk sekedar mengetes status dari komputer tujuan.

C:\Users>ping www.yahoo.com

Pinging ds-sg-fp3.wg1.b.yahoo.com [106.10.170.118] with 32 bytes of data:
Reply from 106.10.170.118: bytes=32 time=468ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=32 time=365ms TTL=52
Request timed out.
Reply from 106.10.170.118: bytes=32 time=139ms TTL=52

Ping statistics for 106.10.170.118:
    Packets: Sent = 4, Received = 3, Lost = 1 (25% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 139ms, Maximum = 468ms, Average = 324ms

C:\Users>ping www.yahoo.com -t -l 1


Pinging ds-sg-fp3.wg1.b.yahoo.com [106.10.170.118] with 1 bytes of data:

Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=86ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=174ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=128ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=87ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=349ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=114ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=79ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=93ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=115ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=279ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=89ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=126ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=86ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=82ms TTL=52

Ping statistics for 106.10.170.118:

    Packets: Sent = 14, Received = 14, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 79ms, Maximum = 349ms, Average = 134ms
Control-Break
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=90ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=84ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=188ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=65ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=80ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=88ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=139ms TTL=52
Reply from 106.10.170.118: bytes=1 time=82ms TTL=52

Ping statistics for 106.10.170.118:

    Packets: Sent = 22, Received = 22, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 65ms, Maximum = 349ms, Average = 122ms
Control-C
Created By Sora Templates